Rabu, 26 November 2014

Pentingnya IT untuk Santri Demi kemajuan Islam

Pentingnya IT untuk Santri Demi kemajuan Islam


Peranan santri dalam agama, bangsa, dan Negara. Sosok seorang santri ialah dasar dari kebangkitan ummat Islam khususnya di Indonesia. Namun, mayoritas santri-santri pondok pesantren menganggap bahwa yang mereka butukan hanya ilmu alat, ilmu fiqh, ilmu tauhid, ilmu tafsir, ilmu hadist, dll. 

Dalam hal ini, para santri memahami Islam tapi tidak mampu memahami globalisasi yang terjadi dan kehidupan manusia di jaman modern saat ini. Banyak dari mereka lebih mementingkan salafiyahnya dan mengacuhkan pendidikan seperti matematika, fisika, biologi, informatika dll. Jika hal ini terus berlanjut tanpa penanganan dini maka otomatis ummat muslim akan tertinggal dan otomatis Islam juga akan tertinggal.

Sebenarnya, Allah SWT menyuruh hambanya untuk mencari semua ilmu bukan hanya dalam bidang kesyariatan. Dan dengan ilmu tersebut kita dapat mengenal kebesaran Allah SWT. Terutama dalam bidang tekhnologi dan informasi sebagai awal dari globalisasi yang terjadi saat ini, ummat Islam sangat jauh tertinggal. Setelah saya survey  dari 1000 santri lulusan dari berbagai Pondok Pesantren, hanya 2% dari mereka yang berkecimpung dalam bidang Tekhnologi dan Informasi. Padahal untuk mempertahankan Islam dan kemajuannya sangat dibutuhkan tekhnologi dan Informasi. Contoh simpelnya, untuk mengenalkan islam kepada orang awam maka akan lebih efisien jika kita menggunakan jejaringan sosial/e_mail/google. Namun saat ini semua itu dipegang orang-orang non islam yang kebanyakan kurang suka dengan islam. Sama halnya dengan pemograman komputer, untuk membuat program Zakat atau Faroid (Bagi Waris).

Disini kita mengajak para Muslim khususnya Santri untuk menguasai Teknologi Informasi demi kemajuan bangsa lebih lagi untuk kemajuan Agama Islam.